Nezar yang merupakan mantan Pemimpin Redaksi Jakarta Post mengatakan, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat AI yang dikembangkan platform digital dapat “memaksa” perusahaan media siber mengurangi karyawan termasuk wartawan dalam jumlah yang sangat besar.
Sementara Teguh melaporkan kepada Wamen Komdigi Nezar Patria bahwa JMSI kini memiliki anggota sebanyak 512 perusahaan media siber. Dari jumlah ini, sebanyak 98 perusahaan media siber telah diverifikasi secara faktual oleh Dewan Pers.
Bacaan Lainnya:
“Kami terus bekerja bersama Pengurus Daerah JMSI agar jumlah anggota JMSI yang terverifikasi Dewan Pers terus bertambah,” ujar Teguh.
“Namun yang tidak kalah penting, seperti yang disampaikan Wamen Komdigi, anggota JMSI harus responsif pada perkembangan digital dan AI,” tambah Teguh.
Hal lain yang disampaikan Teguh adalah rencana JMSI Pusat memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh termasuk Menteri Komdigi Meutya Hafid di arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-3 JMSI di Samarinda, Kalimantan Timur, pertengahan Desember mendatang.







