Penipu Masker Diciduk Polresta Bandara Soetta

by -68 views

Di tengah suasana publik sedang kesulitan mencari masker, akibat wabah virus Corona, ternyata dimanfaatkan oleh seorang wanita inisial DA (23), untuk melakukan tipu-tipu penjualan masker via media sosial (medsos).

Aksi DA yang diketahui dari Bogor ini, dapat diendus aparat kepolisian Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) dan berhasil membekuknya.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, dalam menjalankan aksinya pelaku DA menawarkan dan menyediakan Masker dalam jumlah banyak dengan harga yang murah melalui media sosial. Hingga berhasil memancing korbanya sesama wanita asal Jakarta Barat yang mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

“Waktu dan tempat kejadian diketahui Selasa (11/2) di Kantor GMF Bandara Soekarno Hatta. Tersangka wanita inisial DA (23) asal Bogor – Jawa Barat. Pelapor pegawai Garuda Maintenance Facilities an Ade Fita Dwi Oktafiani (25) asal Jakarta Barat,” terangnya, Rabu (1/4/20).

“Sangkaan Pasal, Penipuan dan atau Penggelapan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana dan atau Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 (empat) Tahun Penjara,” tegasnya, menambahkan.

Menurut alumnus Akademi kepolisian (Akpol) tahun 1998 ini, dalam kasus yang melibatkan DA (23) pihaknya berhasil mengamankan berbagai barang bukti diantaranya, 1 (satu) buah identitas KTP an DA, 1 (satu) buah ATM Bank OCBC NISP an DA, 1 (satu) buah handphone Iphone Xs, Warna Gold, dengan nomor Imei: 35729009 409 7488.

Di tempat berbeda, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol A Alexander menambahkan, terungkapnya kasus ini berawal dari Pelapor melihat Aplikasi Instagram dengan nama Sensimask, Senin (10/2/20), yang memposting iklan menjual Masker merk Sensi dengan harga murah.

Masker tersebut, lanjut Alex, ditawarkan 30 (tiga puluh) Karton atau 1.200 (seribu dua ratus) BOX hanya dijual seharga Rp42 juta, yang berarti satu BOX Masker Merk Sensi hanya dijual seharga Rp50 ribu.

Karena pelapor merasa tertarik dengan penawaran iklan tersebut, sambung Alex, Pelapor dengan segera menanyakan nomor Whatsapp yang menawarkan barang. Kemudian mendapati Nomor HP 0815 4219 3110 untuk dihubungi.

Kemudian berlanjut pada proses komunikasi antara Pelapor dengan Tersangka bahkan menggunakan komunikasi Video Call melalui Whatsapp guna meyakinkan Pelapor. Pelapor bahkan mengajak rekannya (saksi) untuk turut bersama memesan Masker yang ditawarkan Tersangka.

Setelah terjadinya kesepakatan Harga antara Pelapor, saksi dan Terlapor dengan harus membayarkan DP Awal yaitu 50 persen, sebelum pelunasan. Setelah DP dibayarkan via transfer antar Bank sebesar Rp 28 Juta. Pelapor dan Terlapor membuat janji untuk bertemu di sebuah Pusat Perbelanjaan di Slipi, Jakarta Barat, akan tetapi terlapor tidak pernah muncul.

“Atas kejadian tersebut, Pelapor melaporkan perkara ini ke Polres Kota Bandara Soekarno Hatta, untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” beber Alex.

Lebih jauh, alumnus Akpol tahun 2006 ini mengungkapkan, proses penangkapan terhadap tersangka terjadi pada Jum’at (27/3) setelah melalui proses analisa IT yang kemudian melakukan penangkapan terhadap Tersangka di daerah Bogor, Jawa Barat

Menurut Alex, dari pengakuan pelaku setidaknya pernah melakukan dua kali Penipuan dengan Modus yang sama. Dengan perincian, sekitar tanggal 4  februari 2020 di daerah Cilengsi, Bogor, Jawa Barat. Tersangka melakukan penipuan terhadap pemesan masker atas nama Graciela.

“Kerugian sebesar 2 juta yang mana uang tersebut langsung dikirim oleh korban kepada tersangka melalui dengan cara di transfer  rekening tersangka yaitu Bank OCBC NISP,” ungkap Alex.

Sekitar tanggal 4 bulan Februari 2020, urai Alex, di Cilengsi Bogor, Jawa Barat, Tersangka melakukan penipuan terhadap pemesan masker atas nama Ayu. Kerugian sebesar 1 juta yang mana uang tersebut langsung dikirim oleh korban kepada tersangka melalui dengan cara di transfer  rekening tersangka yaitu Bank OCBC NISP

“Uang dari hasil dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan digunakan Tersangka untuk membayar permasalahan penggantian uang tiket konser (masalah Pribadi Tersangka) dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

One thought on “Penipu Masker Diciduk Polresta Bandara Soetta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *