Persija Punya 9 Pemain Asing, Ilham Rio Fahmi Siap Bersaing Positif

oleh -25 Dilihat
oleh
Rio Fahmi
Ilham Rio Fahmi menjadikan kehadiran pemain asing berpengalaman di Persija Jakarta sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan bersaing secara positif. (credit: persija.id)

BANTENNOW.COM, JAKARTA — Bek Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi, menyambut positif kehadiran sejumlah pemain asing berpengalaman dalam skuad Macan Kemayoran untuk menghadapi BRI Super League 2026/27.

Persija saat ini memiliki sembilan pemain asing, meski jumlah tersebut belum mencapai batas maksimal 11 legiun asing. Bagi Rio, komposisi yang ada sudah cukup untuk memperkuat kedalaman skuad dan menghadapi persaingan musim baru.

Sembilan pemain asing yang memperkuat Persija adalah Kerim Memija, Radovan Pankov, Denis Kolinger, Fabio Calonego, Kyohei Yoshino, Stephan Loncar, Kwon Chang-hoon, Ivan Mamut, dan Alexander Jeremejeff.

Para pemain tersebut membawa pengalaman dari berbagai kompetisi di Eropa dan Asia.

Sejumlah nama bahkan pernah tampil dalam ajang internasional seperti UEFA Conference League Qualifiers, Europa League Qualifying, hingga AFC Champions League.

Pengalaman di level tim nasional juga dimiliki beberapa pemain. Salah satunya Kwon Chang-hoon yang pernah menjadi bagian dari skuad Korea Selatan pada Piala Dunia 2018.

Kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman tersebut tidak dianggap Rio sebagai ancaman bagi perkembangan pemain lokal.

Sebaliknya, pemain berusia 24 tahun itu melihat kondisi tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan melalui persaingan di dalam tim.

“Bagi saya, banyaknya pemain asing di dalam tim justru membantu perkembangan pemain lokal,” ujar Rio.

Menurut Rio, keberadaan pemain asing dengan pengalaman panjang membuat pemain lokal memiliki motivasi tambahan untuk meningkatkan kualitas permainan.

“Kami bisa terus terpacu untuk bersaing dengan pemain asing yang sarat pengalaman,” ungkap Rio.

Pemain kelahiran Banjarnegara tersebut juga menjadikan persaingan internal sebagai bagian dari proses pengembangan dirinya.

Ia secara khusus ingin meningkatkan sejumlah aspek permainan yang dinilainya masih perlu dikembangkan.

“Itu menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kualitas individu, seperti kemampuan dribbling dan aspek permainan lainnya,” jelas Rio.

Selain kemampuan teknis, Rio menyadari bahwa perkembangan seorang pemain juga dipengaruhi oleh pola hidup di luar lapangan.

Karena itu, ia berupaya menjaga pola makan dan waktu istirahat agar kondisi fisiknya tetap mendukung performa.

“Selain itu, saya juga harus menjaga pola makan dan waktu istirahat agar bisa terus berkembang,” tuturnya.

Rio pun memasang target untuk terus belajar dari para pemain asing yang menjadi rekan setimnya.

Persaingan tersebut ingin dimanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hingga mampu berada di level yang sama atau bahkan melampauinya.

“Intinya, saya harus terus belajar untuk bisa menyamai, bahkan mengungguli kualitas pemain asing,” tegas Rio. (afa)

No More Posts Available.

No more pages to load.