Wali Kota juga merespons positif bedah buku tersebut, karena isi buku sejalan dengan tujuan Pemkot Tangerang, yang bekerja untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.
“Tetap semangat mengaktualisasikan pelayanan sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam membentengi masyarakat dari bahaya Covid-19,” imbuhnya.
Pembina ASPIRASI, Dewi Motik Pramono menjelaskan, buku bukan hanya sebagai jendela dunia, namun juga pintu untuk keluar masuk dunia dan akhirat. Oleh karenanya, melalui buku ini Dewi berharap kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat melayani sebagai seorang yang dipercaya oleh rakyat.
“Kalau kita sudah mendapat amanah dari rakyat, berarti harus diingat kita ini harus melayani rakyat bukan dilayani,” ujarnya. (bud)





