Antisipasi Krisis Air, Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Armada Bantuan Air Bersih

oleh -72 Dilihat
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiapkan puluhan armada bantuan air bersih sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air selama puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2026. (poto: website Pemkot Tangerang).

BANTENNOW.COM, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiapkan puluhan armada bantuan air bersih sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air selama puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan penyediaan armada bantuan air bersih merupakan salah satu langkah strategis mitigasi kekeringan. Pemkot Tangerang juga mulai berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan distribusi air bersih dapat dilakukan ke wilayah yang membutuhkan.

“Kami mulai berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menyiapkan 20 armada bantuan air bersih dan lima tangki air yang nanti akan dikirimkan ke wilayah yang membutuhkan,” ujar Mahdiar, Senin (3/8/2026).

Ia mengatakan, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Kota Tangerang masuk dalam zona waspada kekeringan. Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Cipondoh, Pinang, Benda, dan Tangerang.

Di sisi lain, Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan upaya mitigasi menghadapi puncak musim kemarau telah mulai dilakukan di sejumlah titik.

Salah satu langkah yang dilakukan Pemkot Tangerang adalah normalisasi muka pintu air untuk meningkatkan daya tampung debit air sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar dalam menghadapi ancaman kekeringan.

“Kami memanfaatkan rapat evaluasi bulanan tadi untuk meningkatkan sinergi semua lapisan, terutama untuk mematangkan mitigasi dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama puncak musim kemarau berlangsung, mulai dari kebakaran sampai kekeringan di sejumlah wilayah,” kata Sachrudin seusai Rapat Evaluasi Bulanan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.

Sachrudin juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam upaya mitigasi menghadapi puncak musim kemarau. Masyarakat diminta menggunakan air secara bijak serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kami mengajak semua masyarakat turut bergerak bersama-sama memitigasi ancaman kekeringan di tengah puncak musim kemarau ini dengan menghindari aktivitas yang dapat merugikan sesama, seperti menggunakan air secara berlebihan sampai membakar sampah yang dapat menyebabkan kebakaran dan lainnya,” pungkasnya. (afa)

No More Posts Available.

No more pages to load.