“Pelaksanaan vaksin anak terus kita lakukan di setiap sekolah, kecamatan, dan juga di pusat perbelanjaan. Saya harap dengan mudahnya dijumpai sentra-sentra vaksin ini dapat mempermudah masyarakat khususnya anak-anak untuk segera di vaksin,” ujar Hendra.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tagerang masih belum dapat menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah mengatakan, ada sejumlah pertimbangan mengapa Kabupaten Tangerang belum menerapkan PTM.
“Belum mencapai batas aman bagi lingkungan pendidikan untuk menyelenggarakan PTM 100 persen karena vaksinasi anak usia 12-17 tahun dan anak usia 6-11 tahun belum mencapai target 100 persen,” ujarnya.
Selain itu, varian baru COVID-19 Omicron menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan untuk menerapkan PTM 100 persen. “PTM di Kabupaten Tangerang masih 50 persen dengan jam pembelajaran maksimal 6 jam,” ucapnya. (kom/sdr)





