“Rapid test santri dan ustad ini jihad dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona dalam proses belajar mengajar di pondok pesantren,” kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyaksikan simulasi santri masuk pesantren, pengecekan suhu tubuh, peralatan makan dan mandi untuk dipergunakan oleh santriwan dan satriwati.
“Hasil simulasi ini akan disosialisasikan ke semua Ponpes agar menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Simulasi juga akan dilaporkan ke Gubernur Banten untuk bahan pertimbangan membuka kembali Ponpes di era pandemi,” ungkap Zaki. (bud)





