“Sampai saat ini, anggotanya kurang lebih ada 40 orang. Mereka dari sekitaran Pasar Kemis, Periuk, Total Persada, Kotabumi, Jatake, Bumi Indang dan Jatiuwung,” ungkapnya.
Jika sedang latihan di Lapangan Tenis Perumahan Kedaung, materi latihannya meliput flat trick, grind trick, slide trick dan air trick.
“Kalau bertemu main skate, kembali kepada masing-masing pribadi. Bebas saja begitu. Itu tergantung perorangannya. Kalau yang lagi belajar misalnya apa saja maennya, bisa overall mencakup semua trik,” ujarnya.
Baca Juga: Sambil Gowes Promosikan Objek Wisata Banten
Malkan dan kawan-kawannya mengaku membentuk Komunitas @kedaung_skateboard sebagai wadah untuk anak-anak skateboard yang sedang belajar di sekitaran Perumahan Kedaung.
“Latar belakang kami membentuk komunitas ini, karena kami semua pecinta skateboard. Saya berharap olahraga skateboard ini tidak dipandang sebelah mata. Tapi jujur saja, dari generasi kami dulu skateboard iseringkali diperlakukan minoritas,” ujarnya.





