“Saya berharap kelompok bank sampah yang dikelola oleh ibu-ibu ini terus berkembang dan bisa menginspirasi ibu-ibu lainnya untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan lebih bermanfaat sekaligus menambah penghasilan keluarga,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Bank Sampah Gemilang, Ibu Yanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini pada awalnya hanya sekadar upaya mengisi waktu luang para ibu di lingkungan RW 18 Perum Bumi Asri.
“Awalnya hanya iseng untuk mengisi waktu luang,” ungkap Yanti.
Bacaan Lainnya:
Namun setelah berjalan dua tahun, Bank Sampah Gemilang berkembang pesat dan kini telah memiliki 62 nasabah yang rutin menabung dari hasil penjualan sampah.
“Ibu-ibu di lingkungan RW 18 berinisiatif memanfaatkan waktu untuk membentuk bank sampah, yang kemudian berkembang hingga menjadi seperti sekarang,” tambahnya.
Saat ini, Bank Sampah Gemilang melayani warga RW 18 dan beroperasi setiap hari Selasa di lapangan balai RW.





