BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, yang juga menjabat sebagai Pembina Wushu Kabupaten Tangerang, secara resmi membuka Tangerang Wushu Open Championship (TWOC) 2026 di Universitas Tangerang Raya, Kamis (15/10/2026).
Kejuaraan tersebut diikuti 442 atlet dari lima provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Lampung.
Dalam sambutannya, Intan menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Cabang Wushu Indonesia Kabupaten Tangerang dan seluruh panitia yang telah menginisiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Menurutnya, TWOC 2026 menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Selain itu, kejuaraan ini memberikan ruang bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan prestasi.
Bacaan Lainnya:
“Wushu bukan sekadar olahraga bela diri yang mengandalkan kekuatan fisik dan ketangkasan, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, konsentrasi, pengendalian diri, sportivitas, serta penghormatan kepada sesama. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” ujar Intan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan olahraga melalui pembinaan atlet, penguatan organisasi olahraga, serta penyelenggaraan kompetisi secara berkesinambungan.
Intan juga mengingatkan bahwa prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, pendampingan pelatih, serta dukungan keluarga dan berbagai pihak.
“Prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, pendampingan pelatih, serta dukungan keluarga dan berbagai pihak,” imbuhnya.
Bacaan Lainnya:
Ia berharap TWOC 2026 dapat berlangsung lancar dan sukses serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, hingga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Kepada seluruh atlet yang bertanding, Intan berpesan agar tetap semangat, menjaga kesehatan dan keselamatan, menghormati keputusan wasit dan juri, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dr. Nana Supiana, yang hadir mewakili Gubernur Banten, mengapresiasi penyelenggaraan TWOC 2026.
Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi atlet untuk menguji hasil latihan, membangun mental bertanding, sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial.
Nana menekankan bahwa pembinaan olahraga perlu dilakukan secara berjenjang melalui sinergi antara pemerintah daerah, KONI, organisasi cabang olahraga, sekolah, perguruan tinggi, pelatih, dan orang tua atlet.
Bacaan Lainnya:
Ia juga menyoroti prestasi tim wushu Indonesia yang berhasil meraih lima medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu pada SEA Games 2025 di Thailand.
“Pembinaan olahraga perlu dilakukan secara berjenjang melalui sinergi pemerintah daerah, KONI, organisasi cabang olahraga, sekolah, perguruan tinggi, pelatih, dan orang tua atlet. Prestasi tim wushu Indonesia cukup membanggakan dengan meraih lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu pada SEA Games 2025 di Thailand,” ungkapnya.
Ketua Pengcab Wushu Indonesia Kabupaten Tangerang, Iyon Aritonang, menjelaskan bahwa TWOC 2026 diikuti 442 atlet yang tergabung dalam 29 kontingen kategori Taolu dan 16 tim kategori Sanda.
Menurutnya, keterlibatan atlet dari lima provinsi menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang kompetisi strategis untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan berikutnya.
“Jumlah peserta dan keterlibatan atlet dari lima provinsi ini menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang kompetisi yang strategis untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan berikutnya,” ujarnya.
Iyon juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Universitas Tangerang Raya, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan secara simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan dan perlindungan selama mengikuti kegiatan olahraga.
Melalui penyelenggaraan TWOC 2026, diharapkan pembinaan wushu di Kabupaten Tangerang semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(sdr)






