Rimba menceritakan, Ibu Kota Banten memiliki bibit-bibit unggul yang handal bermain selancar. Bahkan, mereka juga pernah mengikuti ajang kompetisi selancar yang di gelar di beberapa penjuru Ibu Kota yang ada di Indonesia.
“Untuk di Lebak ini ada beberapa temen kita yang mewakili Banten ikut ajang kompetisi. Seperti kompetisi di Kerui, Lampung beberapa minggu yang lalu. Bahkan kita dapat juara satu,” katanya.
Kompetisi perlombaan Surfing Competiton 2019 yang berlangsung di Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten ini diikuti oleh 70 peserta dari masing-masing perwakilan Kota dan Kabupaten.
“Tentunya yang menjadi pesaing berat ini peserta dari Sukabumi, Jawa Barat. Karena memang mereka konsisten dalam berolahraga bermain selancar. Kemudian, mereka juga sudah sering masuk podium,” ungkapnya.
Rimba mengakui, meskipun ombak di pantai sawarna ini sudah berkelas, akan tetapi tidak pernah dijadikan untuk ajang perlombaan.
Sehingga, ia dan temen-teman berinisiatif dan berusaha sekuat mungkin untuk menggelar kompetisi di Pantai Sawarna ini.
“Sebelumnya, di pantai sawarna ini belum pernah ada kompetisi. Kami dari pengurus PSOI Lebak dan Banten berusaha menggelar kompetisi disini. Akhirnya telaksana juga,” imbuhnya.





