“Lagu itu dikemas dengan bahasa yang sangat sederhana, dan nada-nada yang sangat sederhana juga. Namun lagu tersebut menyesuaikan dengan karakter anak yang senang bermain dengan riang,” ungkapnya.
Mengapa Budi membuat lagu tentang dongeng, menurut jurnalis senior di wilayah Tangerang ini, ribuan tahun lampau dongeng sudah ada dalam tradisi masyarakat Indonesia dan bahkan dunia.
“Dongeng itu sangat dekat dan akrab dengan dunia anak-anak. Dongeng juga menjadi bagian dari imajinasi anak-anak. Banyak manfaat dongeng, misalnya membangun karakter anak-anak,” ungkapnya.
Namun demikian di era milenial ini, dongeng sudah ditinggalkan begitu jauh oleh masyarakat Indonesia. Akibatnya, saat ini banyak anak-anak yang mengalami kebingungan dan kehilangan nilai-nilai hidup .
Nilai-nilai hidup itu lanjut Budi, diantaranya bisa diajarkan melalui dongeng. Misalnya mengenai nilai-nilai moral. Namun manfaat dongeng sebetulnya begitu banyak dan begitu luas.





