Program Cek Kesehatan Gratis di Banten Tembus 7,2 Juta Peserta

oleh -32 Dilihat
Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pelaksanaan CKG di Gedung Gelanggang Remaja (GGR) Ciceri, Kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (1/10/2026).

BANTENNOW.COM, SERANG – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten telah menjangkau sekitar 7,2 juta warga. Capaian tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran warga terhadap kondisi kesehatan masing-masing.

“Alhamdulillah, program cek kesehatan ini diminati oleh masyarakat. Untuk Kota Serang sendiri, capaiannya telah mencapai 56 persen atau setara dengan 419 ribu warga yang telah memeriksakan kesehatannya,” ujar Andra Soni saat meninjau pelaksanaan CKG di Gedung Gelanggang Remaja (GGR) Ciceri, Kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (1/10/2026).

Menurut Andra, program CKG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat. Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol total, trigliserida, High-Density Lipoprotein (HDL), serta pemeriksaan paru-paru atau toraks.

“CKG ini penting sebagai upaya kita menuju hidup sehat. Kami berharap masyarakat semakin peduli dengan kondisi kesehatannya masing-masing,” katanya.

Manfaat program tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Aan (53), warga Kota Serang, mengaku terbantu karena melalui pemeriksaan CKG dirinya dapat mengetahui kondisi kesehatan sekaligus memperoleh peringatan dini apabila terdapat masalah kesehatan.

“Alhamdulillah, dengan adanya CKG ini kita bisa tahu kondisi kesehatan kita, jadi bisa lebih mengingatkan untuk terus berjaga-jaga dan menjaga kesehatan,” ungkap Aan usai mengikuti pemeriksaan.

Hal senada disampaikan Rumini (58). Ia menilai program CKG membantu meringankan beban masyarakat karena warga tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga penanganan sesuai hasil pemeriksaan.

“Sangat terbantu. Kita bisa cek kesehatan dan langsung diberikan obatnya juga. Terima kasih atas adanya program ini,” katanya.

Gencarkan Penanganan TBC

Selain pemeriksaan kesehatan umum, Pemprov Banten juga terus menggencarkan penanganan tuberkulosis (TBC) melalui program Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis (TOSS TB).

Andra Soni mengatakan, TBC merupakan salah satu penyakit menular yang perlu mendapatkan perhatian serius. Menurutnya, upaya penemuan kasus secara aktif menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan.

“TBC merupakan salah satu penyakit menular yang perlu diantisipasi secara serius, mengingat Indonesia merupakan negara dengan peringkat kedua sebaran TBC tertinggi di dunia,” jelasnya.

Ia mengatakan, Banten saat ini menjadi salah satu daerah dengan capaian penemuan kasus baru TBC yang tinggi. Namun, tingginya angka penemuan tersebut tidak semestinya dipandang sebagai sesuatu yang harus ditutupi.

Menurut Andra, tingginya penemuan kasus justru menunjukkan adanya upaya deteksi dini yang semakin masif serta kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menemukan penderita TBC.

“Ini menandakan bahwa Dinas Kesehatan kita telah bekerja sama secara masif dengan masyarakat untuk menemukan para pasien TBC di lapangan, untuk kemudian segera diobati sampai sembuh total,” pungkasnya.(wy/sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.