Pemkab Tangerang Seleksi Calon Penerima Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026

oleh -69 Dilihat
Pemkab Tangerang resmi membuka Seleksi Daerah Program Beasiswa Luar Negeri melalui skema Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 dengan tujuan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Rabu (10/6/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG ,- Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi membuka Seleksi Daerah Program Beasiswa Luar Negeri melalui skema Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 dengan tujuan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Seleksi wawancara tersebut digelar di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Dalam sambutannya, Soma Atmaja mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemkab Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk Program Beasiswa Tangerang Gemilang. Melalui optimalisasi anggaran, jumlah penerima beasiswa berhasil ditingkatkan dari target awal 675 orang menjadi 976 mahasiswa.

“Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai mahasiswa di 35 perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun di Mesir. Terdiri atas 424 mahasiswa baru, 497 mahasiswa ongoing yang sedang menempuh perkuliahan, serta 55 mahasiswa penerima bantuan tugas akhir atau skripsi,” ujar Soma.

Khusus untuk klaster keberangkatan ke Universitas Al-Azhar Kairo, lebih dari 50 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan kelayakan awal. Namun, dari jumlah tersebut hanya 25 peserta terbaik yang akan diberangkatkan sesuai kuota yang tersedia.

“Hari ini kita menunggu hasil akhir seleksi untuk mengumumkan seluruh 976 penerima beasiswa secara terbuka kepada publik. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan pada tahun berikutnya. Pegang teguh pepatah Labor Omnia Vincit, kerja keras akan mengalahkan segalanya. Manfaatkan kesempatan ini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.

Soma menjelaskan, tahapan wawancara dirancang untuk mengukur kesiapan akademik, kemampuan bahasa, dan aspek spiritual calon mahasiswa. Para peserta diuji melalui percakapan bahasa Arab, kemampuan membaca serta menerjemahkan kitab kuning, hingga hafalan Al-Qur’an minimal dua juz.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga melakukan verifikasi faktual terhadap kondisi ekonomi peserta guna memastikan program beasiswa penuh tersebut tepat sasaran.

“Program ini diprioritaskan bagi calon penerima yang memiliki potensi akademik dan berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta seleksi asal Kecamatan Jayanti, Nabila Wardani Haifurrahma, mengaku optimistis mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Alumni Pondok Pesantren Modern Al-Mizan 3 tersebut sebelumnya telah mengikuti tahapan seleksi yang diselenggarakan Kementerian Agama sebelum mendaftar Program Beasiswa Tangerang Gemilang.

Nabila mengaku memiliki motivasi besar untuk menimba ilmu di Universitas Al-Azhar Kairo, yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam tertua dan berpengaruh di dunia.

“Saya ingin belajar langsung bersama para ulama Al-Azhar. Menurut saya, Al-Azhar merupakan pusat moderasi dan keseimbangan dalam ajaran Islam. Semoga saya bisa lulus seleksi, diberikan kelancaran dalam studi, meraih kesuksesan, dan membahagiakan kedua orang tua,” tuturnya. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.