“Sesuai juknis dari Bapanas maupun Rakortas, Bulog sebagai operator sekaligus pelaksana di lapangan menyalurkan beras melalui lima jalur tersebut,” jelas Arief.
Ia menyebut, hingga saat ini Bulog telah menyalurkan sekitar 45 ribu ton beras dengan kapasitas distribusi hampir 7 ribu ton per hari. Langkah ini merupakan bagian dari upaya intervensi pasar untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga.
Bacaan Lainnya:
“Secara bertahap, per hari kita hampir mencapai 7 ribu ton. Tadi malam baru 6 ribu, mudah-mudahan hari ini bisa 7 ribu ton per hari,” tambahnya.
Sejalan dengan pernyataan Mendagri, Staf Kepresidenan Brita Laura menegaskan bahwa langkah monitoring ini selaras dengan pidato Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional.
“Presiden cukup lama berbicara mengenai bagaimana kita membangun ketahanan pangan, dan apa yang teman-teman lihat sekarang merupakan bagian dari proses itu,” ujarnya.





