Siswa juga diedukasi tentang pentingnya digital etiquette atau etika dalam menggunakan media sosial, serta pentingnya empati dan kontrol diri dalam berkomunikasi daring.
“Alhamdulillah elain memberikan penyuluhan hukum, kami juga ingin menunjukkan kepedulian sosial. Maka di akhir kegiatan kami memberikan sedikit bantuan berupa sembako untuk anak-anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian dari teman-teman mahasiswa,” tambah Jojo.
Bacaan Lainnya:
Kegiatan ini juga sambung Jojo merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diwujudkan dalam bentuk nyata melalui sinergi antara dunia kampus dan sekolah. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa membangun kesadaran hukum sejak dini dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta berbudaya digital yang sehat,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Tangerang, Jamaludin, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan para mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para peserta didik dalam menghadapi tantangan era digital.






