Kemensos dan Pemkab Tangerang Gelar Operasi Katarak Gratis dengan Teknologi Modern

oleh -114 Dilihat
Operasi Katarak
Operasi katarak gratis sukses memulihkan penglihatan 66 pasien di 29 kecamatan Kabupaten Tangerang dengan teknologi modern fakoemulsifikasi.

BANTENNOW.COM, TANGERANG — Kabupaten Tangerang, 31 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 bertema “IDI Berkemajuan, Bangsa Sehat dan Sejahtera”, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mulia Jaya Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Perdami Banten mengadakan bakti sosial operasi katarak gratis.

Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang tercatat dalam DTKS atau PPKS Desil 1–5. Sebanyak 66 pasien dari 29 kecamatan mendapatkan layanan medis secara cuma-cuma.

Kepala Sentra Mulia Jaya Jakarta, Siti Indriasari Oktaviana, menjelaskan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Kegiatan sosial ini sangat beragam, dan khusus operasi katarak, kami bekerja sama erat dengan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang untuk menyaring penerima manfaat yang tepat sasaran, dari Desil 1 hingga Desil 5, yang membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN,” ujar Siti Indriasari.

Menurutnya, seleksi ketat memastikan bantuan tepat sasaran dan dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Penerima manfaat berasal dari kelompok Desil 1 hingga Desil 5 yang membutuhkan bantuan pemerintah pusat melalui APBN,” lanjutnya.

Direktur RSUD Kabupaten Tangerang, dr. Endang Widyastiwi, menegaskan kesiapan fasilitas rumah sakit untuk mendukung kegiatan ini. RSUD menyiapkan empat kamar operasi dan menurunkan tim dokter spesialis serta perawat mata untuk melayani hingga 80 pasien.

“Kami juga tetap membuka pelayanan pada hari libur untuk melakukan pemeriksaan pasca operasi guna memastikan kondisi pasien pasca-tindakan dalam keadaan baik dan sehat,” ujar dr. Endang.

Ketua Perdami Banten, Dr. Darmawan M Sophian, menambahkan bahwa operasi menggunakan teknologi Phacoemulsification, metode modern yang minim sayatan, tanpa jahitan, proses cepat, dan mempercepat masa penyembuhan pasien.

“Pada operasi kali ini, kami menggunakan teknik Phacoemulsification (fakoemulsifikasi). Teknik ini merupakan metode operasi modern dengan luka minimal, tanpa jahitan yang menyulitkan, serta proses tindakan yang cepat,” jelasnya.

“Selain memiliki masa penyembuhan yang lebih singkat, metode ini juga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan sehingga mereka dapat kembali melihat dengan jelas dan beraktivitas secara mandiri,” tambahnya.

Lebih dari 10 dokter spesialis mata diterjunkan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Pasien juga mendapatkan pemantauan medis mulai dari H+1 di RSUD hingga H+7 di fasilitas kesehatan atau puskesmas terdekat. Kemensos menambahkan bingkisan bagi pasien yang pulang setelah dinyatakan stabil.

Sopian, salah satu penerima manfaat dari Kecamatan Cisoka, mengaku bersyukur dan terbantu dengan layanan ini.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali dengan adanya operasi katarak gratis ini. Selama ini penglihatan saya sudah sangat terganggu untuk beraktivitas,” ujarnya.

“Alhamdulillah, pelayanannya cepat, dokternya ramah, dan semuanya gratis tanpa biaya. Program ini benar-benar membantu masyarakat kecil seperti kami,” sambungnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, H. Aziz Gunawan, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar program berjalan lancar di seluruh kecamatan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan koordinasi lintas sektor dan mengapresiasi kolaborasi ini,” ujarnya.

“Kerja sama tersebut telah menggerakkan seluruh elemen mulai dari tingkat camat, OPD, hingga para pendamping, sehingga pelaksanaan bakti sosial ini berjalan sukses, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di 29 kecamatan se Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tenaga medis profesional yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat kurang mampu. (afa)

No More Posts Available.

No more pages to load.