Hasan menduga, pelaku sengaja ingin menghilangkan dokumen-dokumen terkait pekerjaan UPK. Sebab barang lainnya seperti komputer, printer atau barang lain pendukung kerja tidak ada yang hilang.
“Saya sendiri bingung apa motif pelaku membobol kantor UPK ini, sebab tidak ada benda-benda yang diambil kecuali berkas dan dokumen penting lainnya,” paparnya.
Hasan menambahkan, berdasarkan saksimata yang melihat kejadian itu, sekitar pukul 05.00 WIB ada tiga orang beraktivitas di kantor UPK tersebut. Namun karena dikira itu orang UPK, maka orang yang terlihat sempat mengangkut barang dari kantor itu dibiarkan.
“Ada saksi yang melihat kejadian ini. Maka kami laporkan kasus ini ke polisi,” tukasnya.
Ketua UPK Kronjo Satibi menambahkan, pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib. Selanjutnya UPK percaya kepada kinerja polisi untuk mengusut tuntas kasus pembobolan kantor UPK ini.
“Saya percaya polisi akan bertindak cepat untuk mengusut kasus ini,” tandasnya.






