Sekretaris Panitia, Bunda Aas Asnawiah menambahkan, persemian Kampung Dongeng Serang ini dilakukan dengan sederhana di teras rumah, bersatu dengan TBM Cahaya Bunda.
Ia mengaku merasa senang bila rumahnya juga bermanfaat bagi orang lain.
Karena meski di teras rumah, lanjutnya, tetapi bisa menularkan virus literasi kepada generasi bangsa.
“Sangat sederhana acaranya. Kita ingin memperkenalkan keberadaan Kampung Dongeng ini kepada masyarakat luas. Kami juga siap bersinergi untuk mendongeng mencerahkan dengan berbagai instansi, juga perorangan. Kami terbuka,” ujar Bunda Aas.
Perempuan yang berprofesi sebagai guru TK ini menjelaskan, ke depan pihaknya akan terus melakukan inovasi agar anak-anak tidak jenuh, sehingga program mendongeng dan membaca buku dapat berjalan dengan baik.
“Kami sadari banyak kekurangan, namun kami terus berupaya agar tim kami diberi kesehatan dan kekompakan. Apalagi kami melakukan semua ini swadaya bersama,” ujarnya.
Mendongeng, katanya, selain membuat anak berimajinasi, juga dapat memberikan informasi dan wawsan bagi anak-anak.
Karena dalam setiap mendongeng, selalu diselipkan pengetahuan yang tidak didapat di bangku sekolah. (san)






