Aank menambahkan, acara jambore tersebut juga menjadi momen sharing dan upgrading keilmuan tentang kerelawanan dan keilmuan tentang tanggap bencana, disamping menjadi momen saling mengenal satu sama lain antar penggiat sosial kemanusiaan.
“Sebanyak 140 relawan sudah konfirmasi hadir dan akan mengikuti kegiatan berkonsep outdoor ini. Acara juga didukung oleh pihak-pihak dan beberapa industri di Banten,” ungkapnya usai rapat persiapan terakhir Jambore Relawan se-Banten 2019, Selasa, 17 Desember 2019 kemarin di Pandeglang.
Melalui acara tersebut, lanjut Aank, akan lebih menyatukan visi serta langkah gerak dari para komunitas relawan yang lebih terstruktur di Provinsi Banten.
Bukan hanya diisi dengan sharing dan upgrading ilmu, lanjut Aank, pihaknya juga akan melakukan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada warga yang berada di wilayah sekitar yang pernah terpapar bencana tsunami Selat Sunda pada tahun 2018 lalu.






