“Saat ini, Disnaker juga sudah memiliki ULD. Ada beberapa macam pelayanan, seperti pelayanan IPK untuk mendata pencari kerja disabilitas dengan pembuatan AK-1, informasi lowongan kerja, Balai Latihan Kerja (BLK) dengan berbagai pelatihan, serta pembentukan wirausaha bagi yang tidak mendapatkan penempatan formal,” tambahnya.
Pada 2022, Disnaker memfasilitasi 10 penyandang disabilitas masuk dunia kerja. Pada 2023, jumlah tersebut meningkat menjadi 37 penyandang disabilitas yang telah dibantu masuk ke dunia kerja.
Sementara itu, Ketua MKKS SKh Kabupaten Tangerang, Zulkurniawan, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Disnaker. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu penyandang disabilitas mendapatkan hak mereka dalam bekerja.
“Saya sangat berterima kasih kepada Disnaker atas penyelenggaraan kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Diharapkan para penyandang disabilitas melakukan pendataan ke Disnaker agar dapat dibantu dalam penempatan pekerjaan sesuai kemampuan,” ujarnya. (tw)





