Lebih lanjut, Intan menjelaskan bahwa strategi pengembangan program P3DN di Kabupaten Tangerang difokuskan pada dua hal utama: digitalisasi pemasaran melalui E-Katalog nasional, serta percepatan implementasi penggunaan produk lokal oleh seluruh perangkat daerah.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri lokal, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Bacaan Lainnya:
“Berdasarkan data dari Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) Triwulan III 2025, tercatat sebanyak 3.164 perusahaan di Kabupaten Tangerang. Terdiri dari 1.008 perusahaan industri besar, 1.060 perusahaan kecil, 348 perusahaan menengah, serta 748 perusahaan yang belum terklasifikasikan,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Maningsih, menyampaikan bahwa kegiatan Business Matching kali ini melibatkan 80 pelaku usaha industri dan 11 pengelola kawasan industri.





