BPR Kerta Raharja Gelar Edukasi, Wabup Intan: Mahasiswa Harus Cerdas Kelola Keuangan

oleh -45 Dilihat
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan yang digelar PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) di Auditorium Saba Karya, Sabtu (10/10/2026).

BANTENNOW.COM, TANGERANG – PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) menggelar kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan yang diikuti ratusan mahasiswa, akademisi, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor keuangan di Auditorium Saba Karya, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Wakil Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Banten, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tangerang, serta kalangan akademisi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya literasi keuangan, pengelolaan keuangan secara bijak, serta pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang aman dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi keuangan merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk membangun kemandirian finansial di tengah perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital.

Ia menilai, pemahaman keuangan yang baik dapat membantu mahasiswa menentukan prioritas kebutuhan, membiasakan diri menabung, serta mengambil keputusan keuangan secara tepat.

“Saya mengapresiasi kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang diselenggarakan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda). Kegiatan ini sangat penting untuk membekali generasi muda dengan pemahaman keuangan yang baik, sehingga mereka mampu mengelola uang secara bijak serta membedakan kebutuhan dan keinginan,” ujar Intan.

Intan berharap kegiatan edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja, hingga masyarakat umum.

Ia juga mengajak para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan tentang pengelolaan keuangan, budaya menabung, serta risiko penipuan dan tawaran investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.

“Saya mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya mengenai pengelolaan keuangan, budaya menabung, serta pentingnya mengenali risiko penipuan dan berbagai tawaran investasi yang tidak memiliki legalitas jelas,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Ai Suherlan, mengatakan kegiatan literasi dan edukasi keuangan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas dan mandiri secara finansial.

Menurut Ai, mahasiswa sebagai generasi muda perlu memahami pengelolaan keuangan sejak dini, termasuk mengatur pemasukan dan pengeluaran, menyusun perencanaan keuangan, serta mengenali manfaat dan risiko produk maupun layanan keuangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa literasi keuangan bukan sekadar mengetahui produk perbankan, tetapi juga bagaimana seseorang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” jelas Ai.

Ia menambahkan, PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) akan terus berperan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan otoritas terkait.

Melalui sinergi tersebut, pihaknya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, mampu memanfaatkan layanan perbankan sesuai kebutuhan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal.

“Melalui sinergi tersebut, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, memanfaatkan layanan perbankan sesuai kebutuhan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal,” ungkapnya.

Salah satu mahasiswa peserta kegiatan, Elva Risi, mengungkapkan bahwa literasi dan edukasi keuangan tersebut memberikan wawasan baru mengenai cara mengelola keuangan secara lebih terencana, terutama bagi mahasiswa yang mulai belajar mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman tentang pentingnya mengatur keuangan sejak masih kuliah. Kami jadi lebih memahami bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan, menyisihkan uang untuk tabungan, serta lebih berhati-hati terhadap tawaran keuangan yang belum jelas kebenarannya,” ungkap Elva. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.