“Tadi sudah dikatakan pertama adalalah mengenai OK (ruang operasi) kemudian kelengkapan laboratorium dan operasi mata,” katanya.
Kendati demikian, tambah Teja, kesiapan dari tenaga sudah 100 persen.
“Sarana juga 100 persen sudah siap dengan kapasitas 60 tempat tidur pasien. Dokter spesialisnya adalah 4 besar yang harus ada, terutama opsin, anak, penyakit dalam dan bedah, anestesi, mata, THT, dan syaraf,” paparnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, sudah meminta pihak RSUD Kota Serang untuk memperbaiki sarana dan prasarananya.
Terlebih, kata dia, RS tipe C ini akan dilaunching pada 3 Desember mendatang.
“Kita suruh, mereka niat perbaiki. Kita berdoa saja 3 Desember ketika launching sukses. Kita sebagai perwakilan masyarakat Serang akan cari solusinya karena masih banyak kekurangannya,” ungkapnya.
Budi mengaku sudah memberikan saran kepada Kepala Dinkes Kota Serang dan Direktur RSUD untuk bisa menyambut bantuan dari pusat dan provinsi.
Adapun tambahan dana dari APBD Kota Serang, Budi mengaku sudah mengalokasikannya dengan anggaran sebesar Rp14 miliar di APBD (2020) untuk penambahan sarana. (bud)






