Kondisi tersebut membuat pihak polisi melemparkan gas air mata sebayak dua kali. Kejar-kejaran antara polisi dan suporter Perserang pun terjadi.
Dari kerusuhan tersebut, polisi berhasil mengamankan dua oknum supporter yang diduga menjadi biang provokator. Hingga berita ini diturunkan, pertandingan liga 2 antara Perserang dengan CUFC masih berlanjut.
Terlihat, penjagaan super ketat yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun, kericuhan nampaknya masih terus berlanjut hingga keluar lapangan.
Dari pantauan bantennow.com di beberapa titik jalan dari Stadion KS hingga komplek Pondok Cilegon Indah (PCI) bentrokan terjadi antara kedua supporter dan mengakibatkan sejumlah kerusakan.
Sebuah apotek di kawasan PCI hancur akibat lemparan batu dan beberapa bangunan disepanjang jalan mulai dari kedai kopi hingga beberapa kendaraan yang terparkir ikut di rusak oleh oknum supporter yang tak bertanggungjawab.






