Piala Gubernur Banten 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Banten Berprestasi

oleh -48 Dilihat
Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten Tahun 2026 di Lapangan LJ Futsal, Legok, Kota Serang, Sabtu (22/8/2026).

BANTENNOW.COM, KOTA SERANG – Di antara para pelajar yang berlaga dalam Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026, tersimpan potensi atlet muda yang kelak mampu membawa nama Banten ke tingkat nasional hingga internasional.

Dari lapangan futsal, semangat pembinaan diharapkan tumbuh menjadi bagian dari upaya membangun prestasi olahraga secara lebih luas. Karena itu, Gubernur Banten Andra Soni mendorong kompetisi futsal dan berbagai cabang olahraga lainnya diperbanyak sebagai ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, sekaligus membentuk mental juara.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat membuka Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten Tahun 2026 di Lapangan LJ Futsal, Legok, Kota Serang, Sabtu (22/8/2026).

Andra mengatakan, latihan rutin harus diimbangi dengan pengalaman bertanding. Menurutnya, kompetisi menjadi ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan, membangun mental, serta belajar menghadapi tekanan dan persaingan.

“Latihan tiap hari, tetapi kalau tidak pernah bertanding, tidak terjadi peningkatan. Oleh karena itu saya minta kepada PSSI dan Pengurus Federasi Futsal Banten untuk sebanyak-banyaknya membuat pertandingan atau memberikan event kepada atlet-atlet muda kita,” kata Andra.

Ia mencontohkan Brasil yang memiliki tradisi kuat dalam pembinaan sepak bola melalui banyaknya kesempatan bertanding bagi pemain muda.

Menurut Andra, semakin banyak pengalaman kompetisi yang diperoleh, semakin matang pula kemampuan dan mental seorang atlet.

Pesan tersebut diperkuat dengan keberadaan talenta muda Banten yang telah mampu menembus level nasional. Salah satunya Ibnu Alan, atlet futsal asal Labuan, Kabupaten Pandeglang, yang kini dipercaya menjadi kapten Tim Nasional Futsal U-17 Indonesia pada turnamen internasional U-17 VI Nations di Spanyol.

Sebelumnya, Ibnu sukses membawa Timnas Futsal U-16 Indonesia menjuarai ASEAN Cup Futsal 2025 sekaligus meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik atau Best Player.

Bagi Andra, capaian tersebut menunjukkan bahwa atlet dari daerah memiliki peluang besar untuk berprestasi apabila memperoleh pembinaan dan kesempatan bertanding yang memadai.

“Ibnu adalah contoh anak muda yang memiliki prestasi. Saya yakin masih banyak anak-anak Banten yang punya peluang maju ke tingkat nasional, asal kesempatan bertandingnya diberikan,” ujarnya.

Selain pembinaan olahraga, Andra Soni mendorong agar atlet berprestasi juga mendapatkan dukungan di bidang pendidikan. Pelajar yang memiliki prestasi olahraga secara berjenjang dan dapat divalidasi, kata dia, perlu mendapat kemudahan dalam mengakses pendidikan.

Ia juga meminta atlet berprestasi diberikan peluang memperoleh beasiswa agar pendidikan dan prestasi olahraga dapat berjalan beriringan.

“Pemain-pemain yang berprestasi juga tolong dicarikan beasiswa, supaya mereka bisa olahraga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaludin mengatakan Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat, minat, kreativitas, dan sportivitas.

Selain itu, kompetisi tersebut menjadi sarana untuk menemukan talenta-talenta terbaik yang dapat mewakili Banten di tingkat nasional maupun internasional.

Tahun ini, kompetisi diikuti 16 tim yang merupakan dua tim terbaik dari masing-masing kabupaten/kota se-Banten.

Total kegiatan melibatkan 312 orang, terdiri atas 224 peserta, 48 ofisial, delapan ketua kontingen, 12 wasit, dan 20 petugas pertandingan.

Para pemenang mendapatkan trofi dan piagam penghargaan dari Gubernur Banten. Juara pertama memperoleh hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp25 juta, dan juara ketiga Rp15 juta.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Ketua KONI Banten Agus Rasyid, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Banten Awal Pasenggong, serta sejumlah organisasi dan unsur pembinaan olahraga.

Di sela pertandingan, Andra Soni berpesan kepada para peserta agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan persahabatan.

Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, mental, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda Banten.

“Bertandinglah secara sportif, jaga persaudaraan, jaga persahabatan, gunakan teknik kalian sebaik-baiknya dan jangan pernah berpikir mencederai kawan maupun lawan. Karena inti dari olahraga adalah sportivitas,” pungkasnya.(wy/sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.