BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan program sekolah gratis sebagai salah satu program unggulan daerah. Keseriusan tersebut dibuktikan melalui peningkatan anggaran yang signifikan pada tahun 2026.
Jika pada tahun sebelumnya anggaran program sekolah gratis sebesar Rp40 miliar, pada tahun 2026 meningkat menjadi Rp68 miliar. Kenaikan anggaran tersebut berdampak langsung terhadap bertambahnya jumlah sekolah dan peserta didik penerima manfaat.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan, program sekolah gratis merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.
“Agar seluruh anak di Kabupaten Tangerang mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya,” kata Maesyal, Senin (25/5/2026).
Pada tahun 2026, jumlah sekolah penerima manfaat program sekolah gratis terus bertambah. Untuk jenjang SMP, jumlah sekolah meningkat dari 151 menjadi 175 sekolah. Sementara pada jenjang SD, jumlah sekolah penerima manfaat naik dari 50 menjadi 62 sekolah.
Tidak hanya jumlah sekolah, jumlah siswa penerima manfaat juga meningkat signifikan. Jika sebelumnya sekitar 25 ribu siswa menerima manfaat program tersebut, pada tahun 2026 target penerima meningkat menjadi sekitar 40 ribu siswa.
Menurut Maesyal, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena Pemkab Tangerang terus membuka peluang bagi sekolah swasta untuk bergabung dalam program sekolah gratis.
“Kami masih membuka kesempatan bagi sekolah swasta yang memenuhi syarat untuk bergabung dalam program ini sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Tangerang bahkan memasang target ambisius namun realistis, yakni paling lambat tahun 2029 seluruh sekolah pada jenjang yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten dapat menerapkan sekolah gratis.
Selain membantu masyarakat, program tersebut juga memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Bertambahnya sekolah swasta penerima program sekolah gratis membuat daya tampung siswa semakin besar sehingga proses penerimaan murid baru berjalan lebih akuntabel dan berkeadilan.
Saat ini, total kuota kursi SMP negeri di Kabupaten Tangerang mencapai sekitar 27 ribu kursi. Selain itu, SMP swasta yang telah mengikuti program sekolah gratis menyediakan 11.072 kursi, sedangkan MTs swasta program sekolah gratis menyiapkan 11.486 kursi.
Dengan total daya tampung tersebut, kebutuhan pendidikan bagi sekitar 63.500 lulusan SD/sederajat di Kabupaten Tangerang tahun 2026 dinilai dapat terakomodasi dengan baik. Terlebih, sekolah swasta nonprogram gratis juga masih memiliki kapasitas sekitar 13.498 siswa.
Sementara untuk jenjang SD, total daya tampung mencapai 64.862 siswa yang tersebar di 1.061 sekolah negeri dan swasta. Rinciannya, sebanyak 743 SD negeri menampung 46.980 siswa. Kemudian, SD swasta program sekolah gratis sebanyak 63 sekolah dengan daya tampung 2.976 siswa, serta 255 SD swasta nonprogram gratis dengan kapasitas 14.906 siswa.
Maesyal berharap program sekolah gratis dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka anak putus sekolah di Kabupaten Tangerang.
Ia menegaskan, pendidikan merupakan investasi masa depan. Karena itu, program sekolah gratis terus digulirkan di Kabupaten Tangerang.
“Kami ingin memastikan seluruh anak di Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah,” tandasnya.(*)






