Bupati menambahkan, berdasarkan data tahun 2024, cakupan imunisasi di Kabupaten Tangerang telah melampaui 95 persen dari total sasaran anak.
“Kami mohon dukungan semua pihak, termasuk Rotary, agar anak-anak kita semua terlindungi,” ucapnya.
Gerakan imunisasi polio ini, lanjut Bupati, melibatkan Puskesmas, Posyandu, kader kesehatan, guru, orang tua, dan tokoh agama untuk memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal.
“Polio tidak ada obatnya, tetapi bisa dicegah dengan imunisasi lengkap,” tegasnya.
Bacaan Lainnya:
Maesyal juga menekankan bahwa komitmen Pemkab Tangerang terhadap sektor kesehatan bukan sekadar janji, melainkan wujud nyata tanggung jawab moral pemerintah untuk memastikan seluruh warga hidup sehat, produktif, dan sejahtera.
“Anggaran kesehatan kita mencapai 25 persen dari APBD,” ungkapnya.
Alokasi tersebut, lanjut Bupati, melampaui mandat nasional sebesar 10 persen dan difokuskan pada penguatan layanan kesehatan dasar, pencegahan stunting, serta penanganan penyakit menular dan tidak menular.





