Miss X di Lebak Ternyata Warga Pal Merah Jakarta

oleh -299 Dilihat
oleh
Miss X di Lebak Ternyata Warga Pal Merah Jakarta

BANTENNOW.COM, LEBAK – Polisi berhasil mengungkap teka-teki identitas Miss X. Sesosok mayat wanita yang ditemukan warga Kampung Cigereweuk RT 07 RW 03, Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Sabtu (24/8/19) lalu.

Korban bernama Asih (45) warga Semangka II RT 12 RW 09 Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat. Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi P membenarkan jika mayat perempuan yang ditemukan salah seorang warga di semak-semak tersebut adalah warga Kecamatam Palmerah, Jakarta Barat, DKI Jakarta.

Hal itu diketahui dari Hasil identifikasi Tim Inafis Sat Reskrim Polres Lebak dan Tim Polda, Terhadap sidik jari yang dilakukan oleh Tim Inafis Ditkrimum Polda banten bersama Polres Lebak.

“Untuk identitas korban sudah diketahui, atas nama Asih binti Muksan kelahiran Jakarta 6 Oktober 1974. Tercatat sebagai warga jalan Semangka II RT 12 RW 09 Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, dan keterangan dari keluarga korban bahwa pakaian korban yang dikenakan pada saat pergi dari rumah sama dengan yang ditemukan di TKP,” ungkapnya.

Menurut Edy dari keterangan yang diperoleh dari keluarga terakhir melihat korban pada 19 Agustus 2019 hendak menuju Depok, Jawa Barat. Saat itu, korban dijemput oleh beberapa orang dengan menggunakan sebuah mobil pribadi.

“Dia izin ke orangtuanya tidak bekerja pada tanggal 19 dan dijemput oleh beberapa orang menggunakan mobil,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Kampung Cigereuwek Rt 07/03  Desa Cilangkap, Kecamatan Maja Kabupaten Lebak digegerkan penemuan mayat perempuan membusuk di semak-semak, Sabtu (24/8). Untuk penyebab kematian perempuan yang diperkirakan berusia 45 tahun tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh Polres lebak dan Subdit jatanras Ditkrimum Polda Banten.

Edy mengungkapkan mayat perempuan dengan ciri-ciri berkemeja merah, kaos dalam hitam putih, celana bahan coklat, berambut panjang dan menggunakan anting emas, pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang menggembala kerbau.

“Mayat itu pertama kali ditemukan oleh penggembala kerbau pada saat Pulang, sekitar pukul 13.30. Setelah itu dilaporkan ke Kantor Desa, baru laporan itu kita terima dari masyarakat,” katanya.

Edy Sumardi menambahkan, bberdasarkan hasil olah TKP dan di perkuat dengan adanya beberapa ciri ciri Fisik korban, property yang di gunakan korban, baju, celana, dan lainnya. Polisi Bergerak cepat dengan Berkordinasi dengan Polsek Pal Merah di Jak-Bar, untuk mengunjungi rumah keluarga korban, dalam rangka mencocokkan data hasil identifikasi sidik jari. Akhirnya keluarga korban mengakui bahwa korban adalah keluarganya.

Kabid Humas sesaat menerima laporan resmi dari Kapolres Lebak dan berdasarkan beberapa ciri ciri korban, segera mempublikasikan ke media online, cetak dan lainnya. Harapannya agar keluarga korban bisa mengetahui dengan berbekal informasi tentang ciri ciri yang kami umumkan.

Sehari setelah Bid Humas umumkan di media, akhirnya keluarga korban bisa mengenalinya dan dicocokan dengan sidik jari korban. Sehingga bisa terungkap dengan jelas, identitas korban tersebut.

“Terima Kasih rekan rekan-rekan media yang sudah membantu Polda Banten, dalam mempublikasikan dan mengedukasi berita untuk masyarakat tersebut. Dehingga keluarga korban sudah menjemputnya ke RSUD Lebak, dengan berkordinasi dengan Kapolsek dan Kapolres Lebak,” tandasnya.

Cek berita yang lain di

No More Posts Available.

No more pages to load.