“Jamaahnya Masjid Al Azhom jauh lebih banyak, otomatis penyesuaiannya lebih membutuhkan waktu. Sekarang sudah siap bahkan sudah digunakan shalat Dzuhur berjamaah,” katanya.
Walikota menjelaskan, di masjid tersebut disediakan hand sanitizer di setiap pintu dan di baris shaf diberikan tanda batas jarak. “Bawa peralatan shalat sendiri, jamaah yang datang akan dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas yang ada,” paparnya.
Menurutnya, dengan dibukanya kembali Masjid Raya Al Azhom untuk masyarakat umum, masjid ini juga sudah bisa menggelar ibadah shalat Jumat, Jumat (12/6/2020) besok.
“Saya berharap masyarakat bisa lebih disiplin mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya. (bud)






