BANTENNOW.COM, NEGLASARI – Pemerintah pusat dan daerah belakangan ini memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak wabah Covid-19. Namun bantuan tersebut diharapkan menyasar juga kepada guru-guru ngaji atau ustadz dan ustadzah.
“Saya mengajak kepada semua pihak peduli dan empati terhadap guru-guru kita (ustadz/ustadzah, red),” ungkap Ustadz Wildan melalui telepon genggamnya kepada bantennow.com, baru-baru ini.
Dia mengatakan guru-guru ngaji itu sudah sebulan berjalan ini hanya diam di rumah karena semua majelis ditutup. Namun demikian mereka tidak berkeluh kesah karena mereka memiliki adab.
Wildan mengaku, akhir-akhir banyak mendengar cerita dari ustadz-ustadzah, guru-guru ngaji dan penceramah di wilayah Jabodetabek mengenai kondisi mereka menghadapi situasi seperti saat ini.
“Walaupun penghasilan kurang dan bahkan hilang akibat corona, tapi mereka tidak menjerit-jerit dan tidak meminta bantuan,” paparnya.






