KIM Kutil Cimone Buktikan Lahan Terbatas Mampu Ciptakan Dampak Ekonomi

oleh -280 Dilihat
Ketua KIM Kota Tangerang Yahya Suhada (tengah) , Camat Karawaci Achmad Zuldin (kiri) dan Kepala Disperindakopukm Suli Rosadi (kanan) menijau lokasi budidaya Kelompok Usaha Terak Ikan Lele (KUTIL) Cimone Permai 1, Kecamatan Karawaci, Provinsi Banten, Kamis (5/2/26).

BANTENNOW.COM, TANGERANG – Lima tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelompok Usaha Ternak Ikan Lele (KUTIL) Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci. Dalam perayaan hari jadi ke-5 atau Lustrum I, KIM Kutil membuktikan bahwa keterbatasan lahan di kawasan perumahan bukan penghalang untuk menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Ketua KIM Kutil, Antonius Irliyanto, mengatakan kelompoknya terus berkembang sejak berdiri pada 2021 berdasarkan SK KIM Kota Tangerang. Setahun berselang, KIM Kutil juga memperoleh legitimasi dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang berkat fokusnya pada sektor perikanan.

“Kami berawal dari keinginan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan perumahan. Dengan sinergi yang baik, KIM Kutil mampu berperan sebagai agen informasi sekaligus penggerak ketahanan pangan,” ujar Antonius.

Melalui publikasi dan penyebaran informasi yang dilakukan, masyarakat menjadi mengetahui bahwa di tengah kawasan perumahan terdapat kelompok yang mampu mengelola budidaya ikan lele secara optimal.

Saat ini, KIM Kutil tidak lagi menjual lele hidup, melainkan mengembangkan produk olahan. Langkah tersebut membuka peluang ekonomi bagi pedagang perantara, termasuk penjual sayur, untuk memperoleh nilai tambah.

“Kami berharap ini bisa menjadi pilot project yang membuka lapangan kerja baru, sejalan dengan arahan Bapak Wali Kota,” kata Antonius.

Keberhasilan tersebut juga menjadikan KIM Kutil sebagai lokasi magang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang.

“Mahasiswa mempelajari teknik pemijahan alami tanpa suntik, mulai dari pemilihan indukan matang gonad hingga pembesaran. Dalam satu siklus sekitar tiga bulan sepuluh hari, produksi bisa mencapai 550 kilogram lele,” jelasnya.

Ia berharap KIM Kutil dapat terus bertahan dan metode pemanfaatan lahan sempit tersebut dapat direplikasi di wilayah lain.

“Skalanya kecil, tetapi hasilnya maksimal,” pungkasnya. (afa)

No More Posts Available.

No more pages to load.