Kemarau Ribuan Hektar Pertanian di Banten Puso

oleh -1431 Dilihat
oleh

SERANG, (BN) – Musim kemarau yang melanda Provinsi Banten, sejak tiga bulan terakhir ini, membuat sejumlah areal persawahan di beberapa wilayah Banten mengalami kekeringan.

Menurut data yang dihimpun oleh Balai Benih Induk Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBITPH) Provinsi Banten,
dari total luas lahan pertanian di Banten, 4553 hektar mengalami puso.

Hal tersebut diakibatkan oleh faktor kekeringan yang melanda sejumlah daerah Provinsi Banten saat ini terjadi.

“Yang sudah puso, luas lahan 4553 hektar. Jika dikalikan lima ton untuk setiap hektarnya. Maka, jumlahnya mencapai 20 ribu lebih,” ujar Kepala BBITPH Provinsi Banten Luki Saptiaji kepada awak media, Kamis (22/8/2019).

Dikatakan Luki, bahwa yang terparah mengalami puso yakni berada di Kabupten Pandeglang.

“Disana sudah terjadi puso hampir 3566 hektar. Tetapi puso disana bukan dari irigasi, karena disana hanya menunggu hujan, jadi sama sekali tidak ada upaya untuk bangunan baik irigasi maupun bendungan, disitu pada intinya belum tersentuh irigasi,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Luki, jika dilihat dari tahun ke tahun, Kota serang ini tidak pernah kekurangan air.

Sementara pada Tahun 2019 ini, Kota Serang mengalami kekeringan puso sampai 55 hektar yang terancam gagal panen.

“Secara keseluruhan untuk di kota Serang yang mengalami ada di taktakan faktornya sama kekeringan juga,” tandasnya.

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Banten Now merupakan portal online berita dan hiburan dibawah naungan PT INTAN PERMATA MEDIA yang berfokus pada pembaca Indonesia baik yang berada di tanah air maupun yang tinggal di luar negeri. Berita www.bantennow.com diupdate selama 24 jam. www.bantennow.com memiliki beragam konten dari info komunitas, berita umum, politik, peristiwa, internasional, bisnis, lifestyle, olahraga/sports, otomotif, teknologi, dan lainnya. Para pembaca kami adalah profesional, karyawan kantor, pengusaha, politisi, pelajar, mahasiswa dan ibu rumah tangga.

No More Posts Available.

No more pages to load.