Menurut Iwan yang pernah menjabat Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang ini, sejauh ini untuk peti mati korban Covid-19 sudah ada stok.
Diantaranya sumbangan baik dari perusahaan maupun perorangan. Namun stok peti mati saat ini tinggal sedikit tersisa 8 peti mati, perlu persiapan penyediaan dan juga perlu persediaan APD.
“Untuk pembiayaan 1 jenazah saja biaya mencapai Rp 5 -6 juta, mulai dari biaya gali kubur, peti mati, ambulance dan lainnya,” katanya.
Kendati demikian, Iwan berharap seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang tetap berdoa di bulan suci Ramadhan agar tidak ada lagi korban karena covid 19.
“Marilah kita berdoa agar bencana corona ini cepat berlalu dan Allah Swt tetap melindungi Kabupaten Tangerang dari penyebaran covid 19,” harap Iwan. (bud)







