Edi berangkat ke Belarusia bersama seniman-seniman lain yang juga sudah mengikuti proses kurasi, diantaranya Cut Rina (Maria Zaitun), Richard Denny Nahazon (Pastur Maria Zaitun). “Pemainnya memang lintas. Ada musisi, ada perupa, ada teaterawan,” tuturnya.
Baca Juga: ‘Chvsing The Sun Band’ Siap Warnai Industri Musik Tanah Air
Diakuinya, tidak mudah juga bagi Republic of Performing Arts Indonesia bisa tampil di Belarusia. “Ada 141 negara yang diseleksi. Ternyata yang terpilih hanya 17 negara, diataranya indonesia, Jepang, Nepal, Amerika, Prancis termasuk Indonesia,” terangnya.
Edi berpendapat, selama 17 hari berada di Belarusia merasa kagum terhadap Belarusia, negara yang mendapatkan kemerdekaan dari Rusia itu. “Di sana infrakulturnya bagus, kotanya juga artistik,” paparnya. (bud)





