Menurut Mad Romli, pada Dinas Binamarga ada beberapa proyek yang tidak terealisasi lantaran gagal lelang. Tak hanya itu, ada beberapa proyek pada Dinas Binamarga juga yang tidak selesai dikerjakakan. Salah satu contohnya Jalan Raya Bojong-Pemda, yang tidak tuntas dikerjakan.
“Dua dinas ini menyisakan banyak pekerjaan yang tidak selesai, sehingga menjadi Silpa. Belum lagi ada beberapa pekerjaan yang gagal lelang, itu juga menjadi silpa,” terangnya.
Mad Romli tidak bisa merinci secara detail berapa jumlah Silpa yang dihasilkan. Ia mengaku tidak hafal angka Silpa yang disumbangkan dua dinas tersebut.
“Angkanya tidak hafal. Mudah-mudahan pengadaan tanah dan proyek yang gagal bisa dikerjakan tahun ini,” tandasnya.






