“Terimakasih kepada Menristek Bapak Muhamad Nasir yang memberi amanah ini. Semoga saya dapat menjalankannya,” kata Dr. Rajab Ritonga, yang sehari-hari menjadi dosen di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta, usai menerima SK Guru Besar.
Selain mengajar di Universitas Moestopo, Rajab Ritonga juga mengajar di Sekolah Kajian Strategik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia, dan di Universitas Pertahanan Indonesia. Dirjen Sumber Daya Iptek, Prof. Dr. Gufron dalam sambutannya mengatakan, hendaknya para profesor baru tidak merasa puas untuk berkarya setelah menjadi guru besar.
“Kalau sudah guru besar, justru harus lebih produktif. Jangan berhenti melakukan penelitian,” kata Prof. Gufron yang pernah menjadi Wakil Menteri Kesehatan itu.
Prof. Rajab Ritonga merupakan wartawan aktif yang menjadi profesor. Dia adalah Pemimpin Redaksi Portal Berita Telaah Strategis (www.telstrat.online) terbitan Lemhannas, dan Indomaritim.id (www.indomaritim.id) sebuah start-up berita kemaritiman Indonesia.





