Bupati Tangerang Dorong Penguatan Pertanian dan Ketahanan Pangan di Sepatan

oleh -44 Dilihat
Bupati Maesyal saat membuka kegiatan Ngeriung Maesyal (NGEMAS) sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Jumat (8/5/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memajukan dan memperkuat sektor pertanian guna mendukung ketahanan pangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal saat membuka kegiatan Ngeriung Maesyal (NGEMAS) sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Jumat (8/5/2026).

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong pembangunan pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, pengembangan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pertanian,” ujar Bupati Maesyal.

Menurutnya, kegiatan NGEMAS mengusung konsep “ngariung”, yakni kearifan lokal yang menekankan kebersamaan, musyawarah, dan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan para petani dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Kita berkumpul bersama para kelompok tani dan masyarakat. Pemerintah daerah, dinas terkait, pak camat beserta muspika hadir untuk berkomunikasi langsung, menekankan kebersamaan dan musyawarah terkait kebutuhan para petani agar lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Bupati Maesyal menjelaskan, NGEMAS merupakan bagian dari implementasi program Astacita Presiden RI, khususnya dalam pembangunan sektor pertanian yang dinilai mampu memperkuat roda perekonomian masyarakat dari tingkat desa dan kecamatan.

“Pembangunan pertanian harus terus didorong untuk mempercepat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi dari bawah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan para petani,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, pada tahun 2026 pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah memprogramkan berbagai bentuk pendampingan dan bantuan bagi kelompok tani guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Bantuan tersebut meliputi penyaluran benih, bibit, pupuk, sarana penunjang pertanian, hingga bantuan beras untuk intervensi daerah rentan rawan pangan tahun 2026.

“Sebagian bantuan tersebut sudah mulai disalurkan kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan mampu merangsang kelompok tani agar lebih produktif dalam bercocok tanam maupun beternak, sehingga pendapatan mereka meningkat,” jelasnya.

Menanggapi usulan petani terkait bantuan bibit jahe, bawang, tomat, dan cabai, pihaknya bersama OPD terkait akan melakukan pembahasan lebih lanjut agar dapat direalisasikan pada program bantuan berikutnya.

“Ini menjadi bekal bagi kami untuk membahas dan memberikan perhatian terhadap usulan kelompok tani. Mudah-mudahan harapan para petani bisa direalisasikan secara bertahap,” ucapnya.

Di akhir dialog, Bupati Maesyal mengajak masyarakat, khususnya para petani, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Mari terus memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan serta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta bantuan simbolis berupa bibit, pupuk, dan traktor kepada kelompok tani. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.