Yani menuturkan, kampung ini diharapkan menjadi destinasi wisata di Kota Tangerang. Di dalamnya ada taman anak-anak, berbagai variasi tanaman dari mulai yang konvesional seperti tanaman sayur-sayuran sampai tanaman kekinian seperti hidroponik.
Selain itu juga ada tanaman buah-buahan seperti anggur, markisa, belimbing, mangga dan pisang kepok serta ada kelompok wanita tani bernama Kenang 1. “Saya punya target di kampung ini ke depannya tumbuh 1.000 pohon,” terang dia.
Tak hanya itu, ada juga tanaman produksit seperti tanaman obat keluarga (Toga) seperti sereh, lengkuas, kunyit, sirih, kumis kucing dan codetan serta dua kolam air tawar berisi ikan nila, mujaer, bandeng dan lele.
“Warga sekitar sudah sering datang ke sini. Ya, berwisata di sini memang lebih murah karena jaraknya dekat dengan rumah mereka. Selain itu udaranya juga sejuk dan banyak pepohonan hijau. Kampung ini cocok buat hiburan keluarga,” paparnya.






