Dijelaskan Hendra, rencananya Dinkes akan melakukan swab test terhadap 164 santri yang reaktif itu karena prosedurnya seperti itu. Namun dirinya menyayangkan pihak Yayasan Insan Pratama kurang kooferatif.
Menurut Hendra, setiap rapid tes dan hasilnya reaktif, maka harus dilakukan swab test. Pemkab Tangerang juga sudah n mengintruksikan kepada orang tua santri agar dibawa pulang ke rumah masing-masing.
Baca Juga : 10 Ribu Rapid Test Santri dan Ustad, Pemkab Tangerang Akan Fasilitasi
“Kami mengimbau kepada orang tua santri agar tetap tenang. Jika tidak dilakukan tindakan swab test, maka Dinkes akan kesulitan menekan penyebaran Covid-19 ini,” ungkap Hendra. (bud)






