Seleksi Kompetensi PPPK 2023 di Kabupaten Tangerang, Proses Ketat, Kredibel, dan Kolaboratif

oleh -145 Dilihat
oleh
Kompetensi PPPK

BANTENNOW.COM — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Seleksi kompetensi PPPK berbasis CAT BKN 2023 di Gedung Diklat Kitri Bhakti, Selasa (28/11/23).

Dengan 1.143 peserta, termasuk 121 yang memilih lokasi terdekat, seleksi ini fokus pada formasi 231 tenaga kesehatan. Proses ketat, pencegahan joki, dan sosialisasi modus penipuan menjaga integritas.

Pelaksanaan dilakukan selama tiga hari, menekankan keadilan dan kredibilitas. Kolaborasi dengan Panselnas dan BKN memastikan profesionalisme dalam seleksi. Temukan detail lengkapnya di sini.

Seleksi kompetensi PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN Tahun Anggaran 2023 tampaknya diorganisir dengan baik dan melibatkan sejumlah peserta yang cukup signifikan.

Kepala BKPSDM, Hendar Herawan, memberikan penjelasan dari total 1.143 peserta, sebanyak 1.022 orang telah mengikuti tes di Gedung Diklat Kitri Bhakti. Sementara sisanya, sesuai jadwal daerahnya, akan melaksanakan seleksi di lokasi terdekat dari tempat domisilinya masing-masing.

“Dalam seleksi ini tercatat ada 1.022 orang yang tes di Gedung Diklat Kitri Bhakti dari 1.143 orang peserta, sisa dari total keseluruhan telah dan akan melaksanakan seleksi di titik lokasi terdekat dari tempat domisilinya masing-masing sesuai dengan jadwal daerahnya,” ujar Herman.

Dalam ilustrasinya, Herawan memperinci bahwa jika ada pelamar dari Medan yang tertarik menjadi PPPK tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang, mereka harus mengikuti seleksi di Titik Lokasi BKN Medan.

“Contoh, jika ada pelamar dari Medan yang melamar sebagai PPPK tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang, maka seleksi akan dilakukan di Titik Lokasi BKN Medan,” tambahnya.

Penjelasannya menyentuh pentingnya ketatnya proses seleksi untuk mencegah praktik curang dan menjamin integritas. Selain itu, Herawan juga memberikan peringatan tentang modus penipuan terkait kelulusan calon PPPK yang harus diwaspadai peserta.

Herawan menekankan pentingnya proses seleksi yang ketat dan integritas, serta memberikan peringatan terkait modus penipuan. Penjelasannya memberikan pandangan yang komprehensif tentang pelaksanaan seleksi PPPK tersebut

“Meski begitu kami akan terus fokus pada integritas seleksi dan penekanan bahwa lulusan hanya bergantung pada hasil tes dan itu menjadi poin kunci dalam menjaga keadilan dan kredibilitas proses seleksI calon PPPK,” katanya.

Prosedur pemeriksaan mencakup pengecekan presensi, KTP elektronik, dan kartu ujian secara manual, dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan metal detector, serta face recognition digital untuk membandingkan wajah peserta dengan data yang telah diunggah selama pendaftaran.

Setelah lulus pemeriksaan, peserta diberikan tutorial aturan selama proses seleksi, termasuk larangan membawa/meminjam alat tulis tanpa seizin panitia, berbicara, merokok, atau keluar ruangan tanpa izin. Peserta yang tidak tepat waktu dipastikan akan gugur dalam seleksi kompetensi.

Pelaksanaan seleksi kompetensi ini merupakan hasil kolaborasi antara Panselnas yang difasilitasi oleh BKN Kantor Regional III Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang sebagai Panselda. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.