Komunitas Gemilang Bahas Vaksinasi dan Pilkades Serentak Secara Webinar

by -87 views
komunitas gemilang

BANTENNOW.COM, TIGARAKSA – Lonjakan Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang, yang meningkat, menjadikan Pemilihan Calon Kepala Desa (Pilkades) serentak akan ditunda, hingga Minggu tanggal 18 Juli 2021.

Demikian perbincangan yang dilakukan Komunitas Gemilang secara Webinar di Ruang Cituis Lantai 5 Gedung Sekretariat Daerah, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/6/24).

Kosasih Ketua Umum Komunitas Gemilang mengatakan, harus ada pencegahan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah terhadap lonjakan covid-19 pasca pilkades serentak.
“Harus ada Langkah cepat dan pasti dalam pencegahan dan kesiapsiagaan dari Pemerintah pada saat pilkades dan pasca pilkades. Dikarenakan penyebaran virus-19 sudah banyak sekali masyarakat yang terpapar dan Kabupaten Tangerang dan masuk dalam zona oranye,” ujar
Pria yang akrab disapa Orin.

Orin menyatakan, bukan hanya unsur Pemerintah tapi semua elemen masyarakat harus sadar akan pemutusan mata rantai covid-19. Mulai dari menaati protocol Kesehatan, PSBB, PPKM dan paling utama jaga kestabilan imun diri.

“Mengingat kasus aktif yang terpapar covid-19 selama bulan Juni 2021 meningkat dengan berbagai varian. Baik alpha, beta, gamma, maupun delta dan sudah terjadi Indonesia. Juga banyaknya angka kematian di Kabupaten Tangerang. Saya dan teman-teman komunitas gemilang, tetap mengingatkan masyarakat agar memakai masker, mencuci tangan, hindari kerumunan. Selalu menataati semua langkah atau kebijakan dari pemerintah. Kalau memang tidak ada kegiatan yang terlalu penting cukuplah di rumah saja,” tuturnya.

H. Dadan Gandana Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang menjelaskan, upaya Pemkab Tangerang saat ini yakni akan melakukan vaksinasi serentak tanggal 29 Juni 2021 di ssetiap Kantor Kecamatan, se-Kabupaten Tangerang.

“Saat ini upaya yang kami lakukan segera adakan vaksin untuk masyrakat di setiap kecamatan. Futamakan bagi desa yang melaksanakan pilkades, baik itu panitia desa, KSPPS, calon, dan saksi.” jelasnya.

Sementara Bambang Saptho Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, membahas terkait pilkades serentak. Ia menghimbau masyarakat nanti untuk  melakukan pengukuran suhu tubuh, memakai alat pelindung diri, penyedian tempat sampah untuk pembuangan sarung tangan, tidak berjabat tangan dan menghindari kerumunan, baik di dalam maupun di luar ruangan.

“Nanti panitia dan masyarakat sebelum pencoblosan harus terapkan prokes. Pokoknya habis mencoblos langsung pulang atau jauh dari ruang pemilihan,” tandasnya.

Ia menambahkan, di tempat penyelenggaraan pilkades juga harus disediakan sabun dan air yang mengalir serta Hand Sanitizer. Panitia menggunakan alat tulis masing-masing, menyusun tata letak tempat duduk, dan menyediakan sumber daya kesehatan sebagai antisipasi keadaan darurat kesehatan.

Penundaan pelaksanaan pilkades, kemungkinan bagi desa yang masuk dalam zona merah dan oranye. Sedang untuk zona hijau dan kuning tetap melaksanakan pilkades pada waktu yang sudah ditentukan pemerintah.

“Wilayah pedesaan yang masuk dalam kategori zona merah dan oranye saya inginkan penundaan. Untuk wilayah yang masuk dalam zona hijau atau kuning, bisa tetap melaksanakan pilkades serentak,” pungkasnya. (sdr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.