Objek Wisata Tangerang Telan Korban, Pengelola atau Pemerintah?

by -104 views
Raden Siska Marini.

Oleh: Raden Siska Marini

Liburan panjang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H, akan berdampak positif bagi pengelola objek wisata. Lonjakan pengunjung sudah pasti akan terjadi. Apakah pengelola dan pemerintah daerah, siap menerima ini semua?

Keindahan objek wisata di Kabupaten Tangerang sudah kesohor ke beberapa daerah. Kemanapun mereka pergi dapat dikagumi wisatawan dengan memuji keindahan ciptaan yang maha kuasa dengan pesona alamnya.

Objek wisata Danau Biru di Kabupaten Tangerang atau yang familiar Danau Cigaru misalnya, yang mempunyai kelebihan. Sehingga wisatawan dapat menikmati objek wisata dengan airnya. Diyakini pemandangan yang ada, mampu memanjakan sejauh mata memandang.

Tempat wisata Danau Cigaru diresmikan langsung oleh Bapak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, pada 1 Februari 2018 lalu. Dengan satu lokasi 3 danau, memiliki kedalaman sekitar 9, 12 dan 19 meter. Serta keasaman air yang mencapai PH 7, namun pengelola belum memiliki keamanan yang sesuai SOP.

Minimnya petugas keamanan dan peralatan yang berada di lokasi, membuat lokasi  rawan bahaya. Jika melihat tingkat keasaman air yang mencapai ph 7, petugas keamanan pun akan berpikir, jika harus menyelematkan apabila ada korban tercrbur dengan cara berenang plus minimnya peralatan.

Minggu 16 Juni 2019, kemarin, kecelakaan pun terjadi. Ada dua korban tenggelam yang berasal dari Bandung dan lagi berlibur di Kabupaten Tangerang dan memilih Danau Cigaru, untuk dikunjungi.

Dengan minimnya peralatan dari pengelola, membuat korban tidak bisa diselamatkan. Ketika dievakuasi pun dengan peralatan seadanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.