Tahun 2020, BNN RI Fokuskan pada Supply dan Demand Reduction

by -91 views

BALI, (BN) – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Heru Winarko mengatakan, langkah awal yang dilakukan BNN dalam rangka menjabarkan visi dan misi Pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo – Ma’ruf Amin yang menginginkan adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia diantaranya dengan melindungi elemen bangsa ini dari pengaruh narkoba.

“Termasuk perlindungan bagi segenap anak bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh masyarakat serta generasi muda dari bahaya Narkoba, hal itu guna mewujudkan SDM Indonesia yang berkualitas dan berkarakter menuju Indonesia Maju,” ungkap pria yang akrab di sapa HW saat rapat pimpinan (rapim), di Balroom hotel Aston, Denpasar, Bali, semalam.

Selain itu, Jendral Polisi dengan ‘Bintang Emas’ tiga dipundaknya ini juga menjelaskan bahwa prioritas dan strategi BNN dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) fokus kepada supply dan demand reduction dalam penanganan permasalahan narkotika sebagaimana yang dilakukan oleh dunia internasional.

Menurut orang nomor satu di jajaran BNN RI ini, empat poin yang ditekankan BNN dalam pandekatan demand reduction diantaranya, penguatan kapasitas Tim Asesment Terpadu (TAT), pengembangan penyelenggaraan layanan rehabilitasi di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota, dan pengembangan program P4GN berbasis desa atau kelurahan bersinar (desa bersih dari narkoba-red).

“Sementara itu, fokus BNN dalam hal supply reduction antara lain pengurangan eradikasi tanaman ganja, penguatan active defence, dan pengembangan pemberdayaan alternatif pada kawasan rawan peredaran gelap narkoba,” ungkapnya dalam rapim 2020 bertajuk ‘Penguatan Upaya P4GN Dalam Rangka Melindungi dan Menyelamatkan SDM Indonesia dari Ancaman Narkoba Menuju Indonesia Maju’ tersebut.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono menambahkan, kegiatan rapim BNN akan digelar selama tiga hari terrrhitung, Selasa (28/1/20). Rapim diikuti oleh seluruh pejabat eselon I dan II BNN pusat, seluruh kepala BNN Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta jajaran pejabat BNN lainnya.

Menurut Jendral Polisi dengan ‘Bintang Emas’ satu dipundaknga ini, selama kegiatan rapim BNN di Hotel Aston juga dilaksanakan kunjungan ke beberapa tempat unggulan yang ada di Bali, antara lain Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Badung, Pilot Project “Desa Bersinar”, dan meninjau Lapas Narkotika di Bangli.

Selain itu, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 ini menyebut, pada kegiatan pembukaan rapim BNN tahun 2020 dibuka langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Heru Winarko dan dihadiri oleh sejumlah undangan diantaranya Muspida tingkat I Bali yaitu Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX Udayana, pejabat utama Kementerian PAN RB, dan instansi terkait lainnya.

Pria yang akrab di sapa pak Pudjo ini juga menjelaskan, selain pemberian materi oleh Kepala BNN, Sekretaris Utama BNN dan para narasumber internal, rapat pimpinan BNN 2020 ini juga menghadirkan beberapa narasumber instansi terkait, diantaranya Muhammad Yusuf Ateh selaku Deputi RB, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemen PAN RB.

“Termasuk Setiawan Wangsaatmaja selaku Deputi SDM Aparatur PAN RB. Agenda yang akan dibahas dalam rapat pimpinan BNN tahun 2020 yaitu terkait dengan isu strategis BNN selama 5 tahun ke depan (2020-2024), arah kebijakan dan strategi BNN, serta fokus prioritas pelaksanaan kegiatan, dan target kinerja BNN tahun 2020,” terangnya, dalam siaran pers nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.