SDIT Al Istiqomah dan ACT Bantu Korban Kabut Asap

by -79 views

SERANG, (BN) – Sekolah bukan saja memberikan pendidikan formal sesuai kurikulum yang baku, namun sekolah juga harus bisa memberikan pendidikan karakter yang menyentuh pada sifat dan sikap Peserta Didik.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu “Al-Istiqomah” yang berada dibilangan Kelapa Dua, Karawaci-Kota Tangerang.

Sekolah ini mengajak para peserta didik untuk membangun sifat Berbagi melalui program “Bersama Peduli Sesama”.

Kegiatan tersebut terjalin atas kerjasama SDIT dan TKIT Al-Istiqomah dengan Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten yang sudah digelar sejak tanggal 25 September hingga 02 Oktober 2019.

Acara tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan seperti dongeng dari Abang Didik Pendongeng Nasional, Pentas Marawis, Puisi dan Penampilan-penampilan kreatifitas lainnya dari Siswa-siswi TK dan SD Al-Istiqomah.

Kepala SDIT Al-Istiqomah Sulastri menuturkan, bahwa kegiatan “Gerakan Indonesia Dermawan” sinergi dengan ACT bukan kali pertama dilaksanakan, namun sebelum-sebelumnya sering kami lakukan setiap ada musibah yang melanda Indonesia bahkan Luar Negeri.

“Alhamdulillah kami bisa kembali bersinergi dengan ACT Banten dalam aksi solidaritas dalam bentuk penggalangan dana untuk korban-korban musibah bencana, dan ini memang cara sekolah kami membantu sesama dan membangun sikap peduli dikalangan Anak-anak didik kami,” ungkap Sulastri melalui rilis, Kamis (3/10/2019).

Hal senada juga diungkapkan oleh Dimas Maulana Putra selaku Head Marketing Communication ACT Banten, bahwa ACT beberapa kali sering berkolaborasi dengan SDIT dan TKIT Al-Istiqomah dalam aksi-aksi kemanusiaan.

“Ini ke sekian kalinya ACT Banten berkolaborasi dengan SDIT dan TKIT Al-Istiqomah, kami sangat berterimkasih atas kepercayaan ini, dan semoga dana yang terkumpul dapat meringankan beban korban terdampak Kabut Asap di Kalimantan dan Sumatera, hasil donasi ini akan kami langsung kirimkan ke Posko ACT yang sudah didirikan Sebulan lalu di lokasi Bencana,” tutur Dimas.

Bencana kabut asap yang melanda warga Kalimantan dan Sumatera bahkan sampai negara tetangga hingga kini masih terus dalam upaya penanganan, bahkan hari Selasa (01/09/19) kembali api membesar dibeberapa titik sehingga sebagian Relawan Tim Gabungan termasuk Relawan ACT dihimbau untuk menjauh semantara karena api yang cukup membesar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.