Program SSA Dishub Kota Serang Tunggu Restu Gubernur

by -45 views

SERANG, (BN) – Gubernur Banten, Wahidin Halim, belum merestui penerapan program Sistem Satu Arah (SSA) yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang.

Saat di Konfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (1/10/2019), Kepala Bidang (Kabid) lalu lintas Herunajaya mengakui bahwa, Dishub Kota Serang tidaklah memiliki konsep maupun data gambaran arus lalu lintas di Kota Serang.

Sementara, kata dia, acuan dari program SSA itu merupakan aspek kemacetan yang sering terjadi saat ini. Sehingga dibuatlah rekayasa lalu lintas, untuk mengantisipasi kemacetan di Kota Serang.

“Waduh, tidak ada tuh untuk data perhari jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Serang. Coba kita liat di bagian bidangnya,” ungkapnya.

Sesampainya di ruangan lalu lintas, Herunajaya memperkenalkan kepada staf Mandrek (Management dan Rekayasa Lalu Lintas), bernama Tahta.

“Nah, ini orangnya bagian yang merekap data lalu lintas. Coba bisa tanyakan kepada dirinya,” tuturnya.

Untuk acuan program SSA, Tahta mengakui, hanyalah dilakukan berdasarkan uji coba SSA yang dilakukan pada tahap pertama pada tanggal 20-23 April 2019.

Kemudian dilanjutkan dalam uji coba tahap 2, pada tanggal 30 April hinggal 3 Mei 2019.

“Selebihnya hanya perkiraan saja. Misalkan, di jalan warjok, ciceri, maupun cipocok di perkirakan 60 kendaraan yang melintas,” jelasnya.

Tahta pun menjelaskan, bahwa data kendaraan perhari yang melintasi Kota Serang tidaklah ada.

Tetapi, kata Tahta, untuk data kendaraan yang melewati terowongan trondol barulah dimiliki.

“Kita hanya punya data terowongan trondol yaitu, 2.909 kendaraan yang melalui terowongan dalam perhari. Itupun sudah meliputi kendaraan roda dua dan roda empat,” tandasnya.

Pantauan di lokasi, sepanjang jalan Kota Serang masih banyak kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan. Sehingga membuat laju kendaraan menjadi terhenti, bahkan menyebabkan kemacetan di setiap lampu merah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.