PPMC Ajak Mumu Muhasabah Diri

by -201 views

Persatuan Perjuangan Masyarakat Cilegon (PPMC), ‘gerah’ dengan statement calon Walikota Cilegon jalur independen Ali Mujahidin.

PPMC menilai, statemen pria yang biasa di sapa H Mumu itu, sudah membuat gaduh situasi di Kota Cilegon.

Presiden PPMC, Moelyadi Sanusi mengatakan, dirinya perlu meluruskan dan mengimbangi statemen Ali Mujahidin yang menurutnya tidak semuanya benar.

Menurut Cak Moel, pernyataan Ratu Ati Marliati (RAM) yang mengklaim dirinya sebagai keturunan pejuang, adalah fakta.

“Perlu kita ingatkan, bahwa almarhum Tb Aat Syafaat (Ayahanda Ratu Ati Marliati) adalah salah satu tokoh Banten yang punya peran dalam pendirian Provinsi Banten,” ungkapnya, Senin (9/3/2020).

Cak Moel menambahkan, Almarhum Tb Aat Syafaat juga merupakan salah satu pelaku penting saat pembentukan Kota Cilegon.

Sehingga, lanjutnya, Cilegon menjadi wilayah tersendiri dan lepas dari Kabupaten induk.

“Ada pepatah Jas Merah. Jangan sekali kali-kali melupakan sejarah. Suka atau tidak suka, almarhum Tb Aat Syafaat sangat berjasa untuk Kota ini. Hal itu tidak bisa dinafikkan oleh siapapun, termasuk Ali Mujahidin,” jelasnya.

“Sekarang kita lihat, kita memiliki Pelabuhan Warnasari dengan lahan 45 hektar, itu aset Pemkot, aset masyarakat Kota Cilegon. Dan tentu hal itu tidak gratis, Almarhun Tb Aat Syafaat memperjuangkannya. Sekarang pertanyaannya, apa yg sudah dilakukan dan diperjuangkan oleh Ali Mujahidin? Jadi Ketua Kadin separuh jalan?, Nyalon Walikota 2010 gagal?, Jadi Ketua PB Alkhairiyah belum terbukti hasilnya apa? Nyalon Walikota lagi?,” sindirnya.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pembina PPMC, Isbatullah Alibasja menambahkan, kontestasi lima-tahunan seharusnya diisi dengan adu gagasan, adu ide, dan adu visi misi, bukan malah melakukan serangan membabi buta untuk meraih suara.

“Masyarakat Cilegon bukan orang bodoh, mereka adalah masyarakat melek yang sudah pasti bisa menilai siapa calon yang layak dan tidak layak. Serangan-serangan Ali Mujahidin di media, sejatinya adalah potret dari dirinya sendiri yang tidak punya kelebihan apapun yang bisa dijual.
Sebab, biasanya orang yang tidak cukup percaya diri untuk menunjukkan kebaikan dirinya, maka dia akan menjelekkan orang lain untuk menutupi keburukannya,” ucap Isbat.

Menurutnya, jika Ali Mujahidin berkata soal introspeksi, maka sebaiknya Ali Mujahidin bermuhasabah diri.

“Sudah benarkah sikap dan tindak-tanduknya?. Sebab, semua orang punya kekurangan dan kesalahan tidak terkecuali Ali Mujahidin,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak, untuk tidak terpancing provokasi yang dilemparkan Ali Mujahidin.

“Mari isi tahun politik ini dengan hal positif dan beradab, sehingga jika menang, menang secara beradab, dan yang kalah, kalah dengan kepala tegak,” tandasnya.

Sebelumnya, ramai jadi perbincangan lantaran Ali Mujahidin, sempat menyinggung Ratu Ati Marliati, terkait keturunan pejuang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.