Pemkot Serang: Dokter Belum Pastikan Penyebab Kematian Ibu Yuli

by -37 views

Kepergian Ibu Yuli (43), warga Kota Serang yang viral lewat pemberitaan karena dua hari tidak makan akibat wabah virus Corona, menimbulkan beragam spekulasi di masyarakat.

Selain dugaan meninggal karena kelaparan, adanya kemungkinan intimidasi dari sejumlah pihak, diduga membuat kondisi psikologis Yuli Nur Amalia tertekan.

Berdasarkan informasi yang di edarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Yuli meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Singandaru.

Dimana, kejadian bermula sekira pukul 14.30 WIB., saat Yuli tak sadarkan diri di kediamannya di Lontar Baru, kemarin sore.

“Yang pertama kami turut berbela sungkawa. Ya, betul meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas singandaru”, ujar Kepala Dinas Kominfo Kota Serang, Hari Pamungkas, Selasa (21/4/2020).

Sesampainya di Puskesmas Singandaru, lanjut Hari, dokter setempat langsung memeriksa pasien.

“Sampai sana, dokter periksa pasien sudah tidak bernafas, tidak ada denyut nadi dan refleks mata sudah hilang,” kata Hari.

“Beberapa tindakan medis pun diambil, pompa jantung sampai tiga kali pengulangan namun tidak ada perubahan. Dokter sudah maksimal namun Allah berkehendak lain,” lanjutnya.

Namun, tambah hari, dokter belum bisa menyimpulkan pasien meninggal dunia disebabkan oleh penyakit tertentu.

“Dokter engga berani menyimpulkan sakit apa, karena almarhumah meninggal dalam perjalanan dan diluar sepengetahuan dokter. Ditambah suaminya bilang almarhumah engga punya riwayat sakit apapun,” ungkapnya.

Di singgung soal lambatnya respon Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam menangani dampak Virus Corona, Hari mengklaim, bahwa pihaknya telah maksimal dalam menangani segala hal yang menyangkut kepentingan masyarakat di Kota Serang.

“Sebelumnya kan diberita rame keluarga almarhumah nahan lapar sampai minum air galon. Keluarga almarhumah itu sudah terdata penerima bantuan masyarakat terdampak Covid-19. Sabtu kemarin pihak pemkot sudah berikan bantuan itu”, ungkapnya.

“Pemkot Serang tanggung jawab untuk masyarakatnya, kami berupaya maksimal untuk kebutuhan masyarakat,” lanjutnya

Untuk itu, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam melawan penyebaran virus corona.

“Kami memiliki keterbatasan, kami butuh semua pihak, kami engga bisa kerja sendiri, butuh semua elemen untuk bekerjasama saling support. Jangan lagi ada saling menyalahkan, sama-sama kita lagi ikhtiar menyelesaikan masalah pandemi ini,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *