Negatif Corona, Crew Diamond Princess Asal Pandeglang Minta Dipulangkan

by -37 views

PANDEGLANG, (BN) – Dede Samsul Fuad, warga Kabupaten Pandeglang, Banten, yang tengah bekerja di Jepang, berharap kepada Pemerintah Republik Indonesia, untuk segera menjemput dan memulangkan dirinya ke tanah air. Karena ia khawatir terdampak virus corona yang mulai mewabah di Negeri Sakura.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama LPK HEL Labuan, Efqi Anwari, Minggu (23/2/20).

Menurut Efqi, saat ini ada murid dari LPK HEL Labuan yang tengah bekerja di Kapal Pesiar ‘Diamond Princess’ di Yokohama, Jepang yang diberangkatkan melalui agensi PT. Alpha Magsaysay Jakarta, yaitu Dede Samsul Fuad yang berasal dari Kampung Caringin RT. 10 RW. 03, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Pandeglang.

“Dede menginformasikan ke kami bahwa ia telah menyelesaikan karantina sesuai dengan aturan dari pemerintah Jepang, karena ada beberapa tamu dan kru kapal yang positif virus corona,” ungkapnya.

“Tapi setelah melakukan karantina selama 14 hari, pihak agensi maupun dari pemerintah pusat melalui Kemenlu hanya memberi informasi ke pihak keluarga untuk terus bersabar dan berdoa, hanya itu, tanpa ada kejelasan,” tambahnya.

Mengingat virus corona merupakan penyakit yang berbahaya, lanjut Efqi, pihaknya merasa khawatir dengan kondisi yang bersangkutan, mengingat makin hari semakin bertambah korban yang terpapar oleh virus corona.

“Untuk yang positif sudah dibawa ke Rumah Sakit, sedangkan untuk yang masih negatif diminta bertahan atau stay di kapal sambil menunggu informasi,” jelasnya.

Efqi menambahkan, pihaknya mendapat informasi dari para kru kapal khususnya yang berasal dari Indonesia, bahwa mereka kecewa terhadap pemerintah, karena sampai saat ini belum ada kepastian akan dipulangkan atau tidak.

Untuk itu, dirinya berharap, agar pemerintah baik daerah maupun pusat untuk segera memulangkan para pekerja Indonesia yang ada di Jepang yang kini kondisinya sudah mengkhawatirkan.

“Harapan kami, untuk murid kami, agar pemerintah berupaya dan mekasimalkan kinerjanya, agar segera memastikan bahwa pemerintah bisa menjemput atau memulangkan kru-kru yang ada di kapal pesiar. Karena kru-kru yang berasal dari negara lain infonya sudah dijemput oleh pemerintahnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *