Mantan Kades Ditangkap Satresnarkoba Polres

by -105 views

SERANG, (BN) – Satresnarkoba Polres Serang Kota, amankan delapan penyalahguna narkoba. Dimana salah satu diantaranya merupakan mantan Kepala Desa (Kades).

Kedelapan tersangka ini diamankan secara terpisah sepanjang bulan Agustus 2019. Dari para tersangka ini, diamankan barang bukti 3 paket ganja serta 4 paket sabu.

Kedelapan tersangka yang kini ditahan di Mapolres Serang yaitu Kan alias Bonteng, 24, warga Desa Cisait, Kecamatan Kragilan Serang, IS, 32, warga Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, AS, 32, warga Desa Pasir Haur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Roh, 37, Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Kemudian tersangka AD alias Alex, 53, warga Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, PA, 25, warga Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Nur alias Brew, 28, warga Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, dan JS, 21, warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

“Penangkapan para Tersangka pengguna narkoba ini merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat. Personil Satresnarkoba masih melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok barang haram ini kepada para tersangka,” ujar Kapolres Serang AKBP Indra didampingi Kasatresnarkoba AKP Trisno Tahan Uji saat menggelar ekspose di Mapolres Serang, Kamis (29/8/2019).

Dikatakan Indra, tersangka Kan alias Bonteng ditangkap di pinggir jalan sekitar Pasar Tambak dengan barang bukti satu paket ganja pada Jum’at (2/8/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sementara, tersangka IS ditangkap tak jauh dari rumahnya pada Senin, (5/8/2019) siang, dengan barang bukti satu paket sabu yang ditemukan dalam saku.

Kemudian, tersangka AS dan Roh ditangkap dipinggir jalan raya Serang – Jakarta, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang Selasa (6/8/2019) dinihari dengan barang bukti satu paket sabu.

Selanjutnya, AD alias Alex yang mantan Kades di Kecamatan Cikande ditangkap di rumahnya pada Senin (12/8/2019) malam, dengan barang bukti satu paket sabu.

Dan PA ditangkap di rumahnya juga pada Senin (12/8/2019) malam, juga dengan barang bukti 1 paket sabu.

“Untuk tersangka Nur alias Brew dan JS ditangkap pada Kamis (22/8) dan Jumat (23/8) dengan barang bukti masing-masing satu bungkus ganja,” jelasnya.

Indra menuturkan, modus yang dilakukan para tersangka untuk mendapatkan barang haram tersebut dengan menghubungi pengedar melalui telepon tanpa mengetahui idetitas asli maupun tempat tinggal si pengedar.

Setelah mentransfer uang, ucapnya, barulah tersangka mengambil barang pesanan sesuai tempat yang sudah ditentukan.

“Jadi modus pesan melalui telepon, setelah transaksi terjadi barulah tersangka mengambil barang pesanan di tempat yang sudah ditentukan,” katanya.

Untuk menanggung berbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 111, 112 dan 127 UU No. 35/2009 dengan ancaman hukuman 4 hingga 12 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *